1st step alias langkah awal….

m’ngambil langkah pertama adalah hal yang menakutkan.

menghadapi yang tidak diketahui, ketidakpastian yang dibawanya.

tapi seperti bayi yang bosan merangkak,langkah pertamalah yang terpenting.

langkah pertama yang kau ambil akan membuka semua pintu,untuk

memandang dirimu sendiri sebagaimana kau melihat dirimu sebelumnya.

dan seperti anak kecil yang mengorbankan segalanya.

demi langkah pertamanya,kadang-kadang ia terhuyung-huyung, limbung dan jatuh.

tapi tangan-tangan kuat siap mengangkat,membangkitkannya,agar kembali berjalan lagi.

kata-kata ini kudapat dari buku ”chicken soup for the soul” (bacaan aku saat masih SMP, dan sampai sekarang masih sering kubaca)

kucari-cari tulisan ini untuk kukirimkan ke teman aku,, saat ini dia sedang butuh semangat & motivasi..

dan aku percaya tidak hanya teman aku saja yang pernah mengalami keraguan dan keputusasaan, tapi kita semua pasti pernah mengalaminya.

motivasi dan uluran tangan-tangan pasti akan selalu ada untuk kita,,asalkan kita percaya,,bahwa Tuhan selalu ada di ssmping kita,, u will when u b elieve,,,

Share:
  • Twitter
  • Facebook


selingan…selingkuhan…gebetan..serep???

Pernah ga kalian punya selingan?

temen tapi mesraaaaaaaaaaaaaaaaaaa?

temen tapi cemburuuuuuuuuu?

gebetan lain?

hayo ngaku….

Ga munafik deh,,,

duluuuuu banget,,,yah kira-kira 2 tahun yang lalu,,,saya punya banyak selingan.

Saat pacaran ama X, saya juga deket ama Y, deket juga ama Z..berhubung hruf terakhir cuma ampe Z, jadi ga saya terusin :D

Ga tau kenapa,,ga bisa aja nolak untuk ga dideketin cowok lain..(soalnya sayang sih,,,hihihi)

alasan lainnya,,karena cowo saya sepertinya saat itu bukan calon tepat untuk jadi suami.

Tapi sekarang saya sudah berubah,,,punya selingan,,selingkuhan,,gebetan…serep..itu ga enak banget,,malah banyak ga enak’nya…

suer deeeh…

* harus sering-sering periksa inbox sms sebelum b’temu pacar

* harus wanti-wanti si Y & Z agar ga sms/telpon saat saya bersama si X

* harus wanti-wanti untuk tidak menulis sesuatu yang mencurigakan d Facebook..

* harus atur jadwal untuk pergi…

dan beberapa kesusahan lainnya..

Pokok’e ruwet,,untung saya sudah pensiun,

wkwkwkww…

pengalaman…mengajarkan kita banyak hal..

tergantung kita sekarang..apakah mau berubah..atau tidak….

it’s all depends on U….

Share:
  • Twitter
  • Facebook


maybe..coz i’m nothing…so i can receive anything…

Sungguh mnyedihkan,,jadi orang yang bukan siapa-siapa…

bukan someone yang punya something, jadi bisa menerima anything,,,yaaah,,anything itu lebih ke sebuah s

esuatu yang bisa kita terima karena kita bukan siapa-siapa,,,bukan teman dekat, bukan golongan yang sama, pokok’nya dianggap “siapa elo? elo ga d’sini juga ga ngaruh…”

semua itu mungkin bertolak belakang dengan seseorang yang mungkin sudah jadi “someone”,,jadi apapun yang mereka lakukan dianggap wajar, ntah mau narsis, entah mau lebay, entah mau sok galau,,,semua bisa mereka ekspresikan tanpa ada pandangan “ih,,siapa se loe” dari yang lainnya…malah kebanyakan memandang “wow”…”keren” dan ada yang memuja……

betapa subyektif’nya dunia ini…

Share:
  • Twitter
  • Facebook


cowo klo lg d’mabok cinta tuh..

1.menerima qt apa adany
2.bwaanya mw tau aj yg qt lakuin hr ni
3.ska sms g jlas ‘met pgi..met siang..met mlm’
4.mski sms g dbls ttp aj rajin sms..wkwkwk
5.hobi nanya kbr trkhr qt
6.msti tau qt ad yg punya,dia ga pduli..istilahny ‘ktunggu jandamu.’hehehe
7.ska nelpon b’x-x utk tnya hal yg sama
8.ska nyemangatin..mang’ny qt lg lomba lari.. :-p
9.sring minta maaf k qt pdhl qt ngrasa dia ga bkin ksalahan
10.kalau qm jutek ato ngejahatin,dia bkal maafin qt..hehehe,baik bnr seh..

Bnr2 silly things yg cow lakuin,kesanya bego,aneh n ga rasional..tpi ya gt itu..dasar cow..huh

Share:
  • Twitter
  • Facebook


Sepertinya sejak April sampai hari ini dan untuk beberapa bulan berikutnya masih bakal banyak undangan pernikahan.

Beberapa hari yang lalu secara kebetulan aku dengar percakapan para ibu-ibu rekan kantor aku, mereka semua pada ngomongin secara detail (mengkritik) acara salah seorang teman kantor yang nikah.

Sepertinya dalam kehidupan bersosial, kita tidak pernah benar di mata orang lain.

Sekuat tenaga kita berusaha untuk membuat orang lain senang, belum tentu mereka juga merasakan yang sama.

” pacak’ane ga apik yo,,,dst”   (dandannya ga bagus ya…..)

“masak’ane ganok sing enak, trus segoe pero, kudune lak ….. (masakannya ga ada yang enak, nasinya ga punel, harusnya kan bla bla bla bla…)

“Eh manten lanange kok tuwek yo” (penganten cow kok tua ya…)

itula yang sekilas aku dengar,,,begitu miris dengarnya, bagaimana seandainya yang punya hajat dengar…huuuft…

Aku yakin setiap orang yang punya hajat pastilah berusaha untuk menjamu tamu dengan sebaik-baiknya,…aku yakin itu…

Dan sebagai imbalannya mereka hanya meminta doa atau restu.

memang serba salah, kadang beberapa orang penuh komplain  kalo banyak undangan ( bulan lalu saja saya ada 8 undangan pernikahan teman, dan bulan ini ada 4) disatu sisi pastilah saya harus menyiapkan dana tak terduga untuk itu, tapi saya tak perlu berkoar-koar atau merumpikan hal itu,,betul ga?

Bahkan dari segi undangan, cara penyampaian undangan juga masih mereka complain….OMG…diundang salah, ga diundang malah tambah salah…dasar orang-orang rese…

Mereka mengadakan acara agar didoakan para tamu bukan untuk dicemooh,,

Dan semua cemoohan para orang-orang yang suka mencemooh itulah yang memberikan energi negatif bagi Sang Pengantin.

Semoga saat aku menikah nanti tidak mengecewakan siapapun, tapi yang namanya orang,,pasti adaaaa aja yang salah di mata orang lain.

Share:
  • Twitter
  • Facebook


street people,,haruskah itu jadi pilihan kita ??? mikiro rek..!!!

Begitu banyak orang di jalan, merekalah street people, datang dan pergi. Apa mereka punya cita-cita & harapan yang akhirnya mengunci mereka dalam p’kerjaan & rutinitas???? s’perti kita??? yang t’kunci oleh karir, yang hari demi hari t’jebak dalam sebuah profesi.

Jutaan orangt’jebak dalam profesi, rasanya kaki seperti d’jerat, tangan s’perti d’belit, pikiran d’peras, demi m’menuhi komitmen s’bagai karyawan.

Ini bukan satu-satunya pilihan bagi orang yang m’cari uang dengan cara m’jadi karyawan, ada pilihan ke-2 yang lebih dramatis, yaitu k’hilangan pekerjaan & tak punya penghasilan.

Berbeda dengan mereka yang mampu m’hindari ikatan komitmen dengan sosok s’orang BOSS. Seperti seniman, penyanyi, pedagang, wiraswastawan dan juga sperti yang saya bilang tadi,,street people.

Mereka punya s’keranjang freedom,,,yang tidak kita punya….

Hihihihi,,silahkan pilih deh,,,kita mau yang seperti apa..

decision is in ur hands…

^_^

Share:
  • Twitter
  • Facebook


ga nyesel tapi bikin manyuuuuun…

saat s’seorang menyukaimu,,,
Menyatakan cintanya padamu,,,
Tapi kamu ragu,,,,
Karena kamu ga tau apakah itu benar atau tidak,,,
Yang kamu lakukan mungkin hanya diam,,,
Diam karena tak percaya atau diam karena ga bisa menjawab,,,
Saat dia m’nunggu jawabanmu,,,
tapi ga ada respon apapun darimu,,,,
Dia akan menganggap kamu tidak menyukainya,,,,
Tapi kadang itu tidak benar,,,
Sebenarnya kamu mau,,,tapi kamu terlalu takut untuk mengakuinya,,,
tapi ternyata smua trlambat,,,

Seiring waktu berlalu bersama seluruh keraguanmu..
kamu melihat bahwa dia tlah menyukai gadis lain,,,,
Kau tau itu tidak dr mulutnya,,,
Tapi kau baca dari status fb’nya,,,komen fb’nya untuk gadis lain itu,,,

Tiba2 kamu merasa kehilangan,,,
Kehilangan orng yang menyukaimu,,,
lalu kamu bpikir,,seandainya wktu itu aku mau,,,pasti aku sudah menjadi gadis’nya,,,
Dan kamu ga perlu lagi jadi penonton kisah cinta baru mereka di FB (karena Cuma dari situ kamu bisa tau tanpa mereka tau),,,
Hehehehe,,,
Dan kini,,,kamu cuma bisa MANYUN,,,,
Dan berpikir ” i don’t like ur girlfrend,,I think u need a new one,,,well, I’m available”
Fiuuuh,,,,

Share:
  • Twitter
  • Facebook


Nama ALias s’orang penulis

hmmm…

apakah penulis harus punya nama alias???

apakah penulis harus bersembunyi dari sosok aslinya??

wadoooh….aku juga ga tau kenapa semua pake nama alias…

bahkan nama yang dipake lucu-lucu dan bikin jadi tertarik untuk tau seperti apa tulisan-tulisan mereka.

dari nama yang lucu (sipipimerah, semut merah, dll) ada ga ya yang pake nama “kathok bolong??”" hahahahaha…

nama kadang bisa begitu menjadi daya tarik bagi yang mendengar atau membaca,,,

Jadi teringat saat Mamiku cerita, dulu waktu muda dia hobi kirim cerpen ke majalah remaja, saat aku tanya apa Beliau  memakai namanya yang asli, Beliau bilang “tentu saja tidak, namaku tidak menjual ntar,,,,” Hihihi,,bener juga,,dan saat aku tanya, apa nama aliasnya di dunia Cerpen..ternyata namamya “LADY MLEROK” wkwkwkwkwk..

Ya ampun si Mami,,namae konyol banget,,,tau kan arti mlerok?. Dalam bahasa Jawa ” Mlerok” atau melotot ya? ato apa sih,,yang jelas mlerok tu matanya harus gede, hmmmm…

Sampai saat ini aku belum punya nama alias sperti itu…

Nama yang aku pakai untuk setiap username ato akun di dunia maya pasti “VOMO”

dan ga pernah ganti sejak aku SMP..

Asal tau saja…nama VOMO, sebenernya saya ambil dari beberapa inisial artis cowok yang saya suka waktu SMP.

V –> Vincent Kartesier.

O —> Ofarim (dari Gil Ofarim, penyanyi cowok, pada tau ga? kayaknya yang ngefans cuma aku aja de, huhuhhuu)

MO —> MOffatts…heheheehhe,,,

maka terciptalah nama VOMO, sampai saat ini..

Saat jadi anggota blogger di salah satu web,,senang sekali rasanya bisa kenal dan sharing dengan teman-teman, bahkan namanya lucu-lucu, unik dan misterius,,,

Tapi sebenarnya beruntung juga bagi saya ga pake nama asli, karena bisa-bisa teman-teman saya tau apa yang saya tulis, bahkan untuk blog, saya juga tidak pernah memberitahukan kepada siapapun, karena saya bukan penulis yang handal, saya hanya nulis pas saya mau, pas saya ingin, tapi kadang tulisan saya ga ada “isi”.

Jarang sekali tulisan saya yang berisi tips atopun problem solving,,,

karena yang saya tulis kebanyakan hal ga penting.

Tapi ya sudahlah…

Saya ga mau jadi penulis, jadi Pengetik aja…apapun yang ada di otak saya, akan saya ketik, tidak saya tulis…

Nah,,,warga ngerumpi pasti juga punya alasan sendiri kan kenapa pake nama alias…hayoo…???

ada apa dibalik nama kalian semua…

Share:
  • Twitter
  • Facebook


We Need Religion to stop Our Cruel Intention

s’kali bertemu and feel connected…lalu “doaaaaaaarrrr..”..perkenalan d’akhiri dengan sex.

Hmmmmm…ini Indonesia bukan Amrik, mau nyontoh mereka?? yang m’jadikan sex s’bagai salah satu cara dan alasan untuk m’nemukan perfect match and the right person.

Kalo di Indonesia mirip lagu Jamrud “SURTI TEJO”….

Oh My God,,haruskah kita m’contoh seperti itu? sedangkan kita punya AGAMA.

If so, how and when would we stop?

People is just like fashion, always changing, always asking for more.

Time, term and certain situation affect their taste and judgement.

Meaning, new thing or new body is always meeded for some adjustment.

One suit’s only perfect for one reason, then better find a new one.

And it will never stop. Just like fashion.

Therefore, WE NEED OUR RELIGION TO STOP OUR CRUEL INTENTION

Share:
  • Twitter
  • Facebook


Hello world!

Welcome to Blog.com.

This is your first post, produced automatically by Blog.com. You should edit or delete it, and then start blogging!

Share:
  • Twitter
  • Facebook